Mencintaimu Menjadi Wajib Bagiku

Aku tak pernah menyangka bisa seperti saat ini. Bisa melihat dunia dari sisi yang berbeda. Dulu saat ku masih berstatus Remaja, aku melihat dunia ini seperti lapangan rumput hijau, yang bisa seenak nya aku injak tanpa ku perdulikan apa yang akan aku lakuakn berikutnya. Rasanya masih teringat jelas saat-saat itu. Saat penuh kebebasan dan tanpa tanggung jawab. Yang ada di pikiran hanya Fun dan bisa menikmati hidup untuk hari ini dan entah besok akan seperti apa.

Pertemuan ku dengan seorang Lelaki yang cukup dewasa sangatlah Romantis. Di Perkemahan 14 Agustus 2002 silam. Cahaya Api unggun seakan menambah keromantisan ini. Disana ku berkenalan dan saat menatap matanya ku merasa ad getaran pada pandangan pertama. DJ inisialnya, dia tinggi, manis, menarik, supel dan romantis. Dengan alasan menawarkan permen dia akhirnya dia tau namaku. Hari berlalu sejak perkenalan itu, aku menjumpainya di siang hari. Walaupun suasana berbeda dan aku pun melihatnya berbeda tapi aku tetap tidak bisa menghilangkan getar pada pandangan pertama.

Sebulan kemudian dia menyatakan cinta dan akupun menerimanya dengan bahagia. Bukan perjuangan yang gampang untuk mendapatkan restu dan ijin dari kedua orang tua ku, namun aku terus meyakinkan bahwa dia adalah terbaik. Niatnya tak pernah surut, hanya dengan waktu singkat dia meminangku dan menikahiku pada tanggal 12 januari 2003. Disinilah kisah cintaku berawal.

Perkenalan yang belum lama membuatku mrerasa pacaran after wedd. Aku merasa bahagia mempunyai suami dia. Setiap saat, setiap waktu hanya dia yang selalu mengisi hatiku. Tak ada harapan ku yang paling besar selain melihatnya bahagia dan membahagian nya. Kebahagiaan ku lengkaplah sudah setelah lahir anak pertamaku pada tahun 2003, bayi perempuan mungul itu seakan menambah rasa cinta ku padanya. Kemudian lahir anak yang kedua pada tahun 2006.

menjadi istri dan ibu muda tidaklah gampang. Aku menyadari keterbatasan dan kelemahan ku. Mungkin faktor usia yang membuatku terkadang masih ingin bermain dengan teman-teman sebayaku. Namun suamiku selalu mendukung dan memahami apa mau dan keingainanku. Membesarkan anak dengan tanagn ku sendri emmbuatku bangga dan percaya diri, walaupun belum sempurna.

Tak ada manusia yang tak luput dari kesalahan, mungkin tak ad manusia yang ingin bersalah tapi ya inilah manusia dan aku pun mengalaminya. Tahun 2009 adalah tahun yang paling buruk bagiku. Dimana aku harus bersimpuh di kaki suamiku karena kesalahan ku yang sangat patal. Uraian air mata tak bisa menebus salah dan dosaku, rasa sakit hati suamiku mungkin tak kan bisa ku obati. Namun lagi-lagi dia mau memaafkan ku. Dan yang paling membahagiakan, sia semakin sayang dan cinta padaku hingga saat ini.

Ya Allah Ya Rabb, Engkau telah memberikan nikmat yang sangat besar padaku, Engkau telah berikan ku seorang Suami yang sabar, pengertian dan berhati besar. tak kan ada suami yang seperti dia di dunia ini. Aku mohon ya Allah jadikan dia mulia di sisimu seperti halnya dia telah menjadikan ku indah di matanya.

Bila bukan dia mungkin aku tak kan sepeti ini. Bila bukan dia mungkin aku tak kan sekuat ini. Alhamdulillah sujud syukurku atas karunia terindah dalam hidupku. Aku bukan hanya menyayangimu, tapi mencintaimu adalah wajib bagiku dan ku akan terus berusaha menjaga amanat ini menjadi Istri dan Ibu yang baik untuk dia suami tercintaku dan anak-anak ku.

I Love You DJKD 2003.