Berita Terbaru
Portal Berita Terbaru Teknologi - Entertainment - Fenomena Terkini
Pengumuman SMPTN 2012
Sedikitnya 53.401 siswa lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Jalur Undangan 2012
"Dari 230.000-an pendaftar jalur undangan, dinyatakan 53.401 peserta lolos jalur undangan dan 15.313 merupakan penerima Bidik Misi," kata Rochmat Wahab, Sekretaris Umum Panitia SNMPTN 2012, Sabtu 26 Mei 2012.
Rochmat mengatakan jadwal pengumuman dimajukan dari jadwal sebelumnya yaitu Senin, 28 Mei 2012. Dengan demikian untuk pengumuman di media cetak bisa dilihat di koran pada Minggu (27 Me) pagi.
"Pengumuman ini dikarenakan proses seleksi SNMPTN 2012 sudah selesai dilaksanakan,dan secara umum telah berjalan dengan lancar ,tidak menemui kendala yag berarti," jelasnya.
Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pendaftar jalur undangan 2012 meningkat 9%. Demikian pula dengan peserta program Bidik Misi yang meningkat 7%. Jumlah penerima Bidik Misi melalui jalur undangan masih jauh dari kuota yang ditetapkan oleh Kemendikbud yakni 40.000.
"Sisanya yang sekitar 25 ribu akan diambil dari berbagai jalur baik jalur tulis maupun mandiri. Jadi mereka yang diterima melalui dua jalur tersebut dan merupakan siswa miskin akan diberikan beasiswa bidik misi tersebut," kata Rochmat.
Para pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi jalur undangan SNMPTN 2012 ini diterima di 61 PTN penyelenggara. Mereka yang lolos seleksi harus segera melakukan registrasi di PTN penerima pada 12-13 Juni 2012.
Sebenarnya kuota Jalur Undangan tahun ini mencapai 58.329 siswa. Namn, karena sejumlah hal, akhirnya kuota tersebut tidak tercapai. Beberapa diantaranya karena tidak semua PTN mendapat jumlah peminat yang sesuai.
Pengumuman hasil jalur undangan dapat diakses mulai pukul 17.00 WIB Sabtu (26 Mei 2012) melalui http://www.snmptn.ac.id dan http://www.its.ac.id, jelas Rochmat di dampingi Tri Yogi Yuwono Ketua Bidang TIK SNMPTN yang juga rektor ITS,Yoni Koesmaryono Wakil Ketua Pokja (Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan IPB) di Kemdikbud Jakarta, hari ini.
Universitas Negri Yogyakarta, misalnya, menerima hanya 1340 mahasiswa baru.
"Dari 230.000-an pendaftar jalur undangan, dinyatakan 53.401 peserta lolos jalur undangan dan 15.313 merupakan penerima Bidik Misi," kata Rochmat Wahab, Sekretaris Umum Panitia SNMPTN 2012, Sabtu 26 Mei 2012.
Rochmat mengatakan jadwal pengumuman dimajukan dari jadwal sebelumnya yaitu Senin, 28 Mei 2012. Dengan demikian untuk pengumuman di media cetak bisa dilihat di koran pada Minggu (27 Me) pagi.
"Pengumuman ini dikarenakan proses seleksi SNMPTN 2012 sudah selesai dilaksanakan,dan secara umum telah berjalan dengan lancar ,tidak menemui kendala yag berarti," jelasnya.
Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pendaftar jalur undangan 2012 meningkat 9%. Demikian pula dengan peserta program Bidik Misi yang meningkat 7%. Jumlah penerima Bidik Misi melalui jalur undangan masih jauh dari kuota yang ditetapkan oleh Kemendikbud yakni 40.000.
"Sisanya yang sekitar 25 ribu akan diambil dari berbagai jalur baik jalur tulis maupun mandiri. Jadi mereka yang diterima melalui dua jalur tersebut dan merupakan siswa miskin akan diberikan beasiswa bidik misi tersebut," kata Rochmat.
Para pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi jalur undangan SNMPTN 2012 ini diterima di 61 PTN penyelenggara. Mereka yang lolos seleksi harus segera melakukan registrasi di PTN penerima pada 12-13 Juni 2012.
Sebenarnya kuota Jalur Undangan tahun ini mencapai 58.329 siswa. Namn, karena sejumlah hal, akhirnya kuota tersebut tidak tercapai. Beberapa diantaranya karena tidak semua PTN mendapat jumlah peminat yang sesuai.
Pengumuman hasil jalur undangan dapat diakses mulai pukul 17.00 WIB Sabtu (26 Mei 2012) melalui http://www.snmptn.ac.id dan http://www.its.ac.id, jelas Rochmat di dampingi Tri Yogi Yuwono Ketua Bidang TIK SNMPTN yang juga rektor ITS,Yoni Koesmaryono Wakil Ketua Pokja (Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan IPB) di Kemdikbud Jakarta, hari ini.
Universitas Negri Yogyakarta, misalnya, menerima hanya 1340 mahasiswa baru.
Nasehat Untuk Yang Tidak Lulus UN
Puncak pengumuman kelulusan untuk jenjang SMA/SMK/MA dilaksanakan pada sabtu 26 Mei 2012. Menyusul kemudian (direncanakan) 2 Juni 2012 untuk jenjang SMP/MTs, diikuti oleh jenjang SD/MI pada 4 Juni 2012. Dari media elektronik telah diinformasikan bahwa kelulusan untuk jenjang SMA/SMK/MA tingkat nasional atau se-Indonesia pada UN 2012 persentase kelulusan adalah 99%. Sedangkan untuk tingkat Kalimantan Barat, dengan peserta 40.511 orang, maka persentase kelulusan sebagai berikut:
Sekolah Lanjutan Atas, SMA jurusan IPA adalah 98,93%, jurusan IPS adalah 98,34%, sedangkan jurusan Bahasa adalah 91,18%. Madrasah Aliyah jurusan IPA adalah 98,27%, jurusan IPS adalah 98,76%, dan jurusan Agama adalah 98,06%. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah 98,53% (Pontianak Post, 25/5). Jika melihat tidak ada yang lulus 100%, maka rata-rata persentase kelulusan 2012 adalah 97,44% dari angka-angka persentase diatas. Dengan hasil seperti itu, maka masih 2,56% yang belum berhasil, yaitu sekitar 1.037 orang. Ini masih hitung-hitungan penulis berdasarkan kajian rata-rata persentase dibandingkan dengan jumlah peserta UN 2012.
Jika dibandingkan dengan tahun 2011 lalu, maka persentase kelulusan 2012 menurun. Tapi dari jumlah peserta yang lulus lebih banyak karena pesertanya juga banyak. Hal ini juga dikatakan oleh Sunyata selaku Ketua Panitia tingkat provinsi Kalimantan Barat tahun ini, bahwa menurunnya persentase kelulusan tahun ini dikarenakan semakin meningkatnya peserta ujian (Pontianak Post, 25/5) dimana 2012 peserta UN adalah 40.511, berarti selisih banyak dengan jumlah 3.523 orang dari 2011 lalu. Lalu, bagaimana sikap kita sekolah, siswa dan orang tua/wali menghadapi kelulusan? Dan bagaimana pula sikap sekolah, siswa dan orang tua/wali ketika mendapati dirinya sebagai peserta UN belum berhasil 2012 ini?
Bagi yang lulus pastinya tidak akan sedih, mungkin sedikit ketika melihat kawannya tidak lulus. Hiburlah kawan kita yang belum lulus tersebut. Jangan terlalu gembira ketika dinyatakan tidak lulus. Lihatlah kenyataan bahwa masih ada kawan kita yang belum lulus. Sedangkan, bagi yang belum berhasil (baca; dinyatakan tidak lulus), maka perlu kira kita meninggikan kesabaran dan lapang dada menerima kenyataan ini.
Banyak yang bilang bahwa hal ini bukan akhir dari riwayat pendidikan kita. Tapi jika ketidaklulusan tersebut ibarat kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, hal ini berarti bahwa kesuksesan kita ada di depan kita, tinggal menunggu saja. Bisa jadi tahun depan atau lewat cara yang lain untuk sukses pada tahun ini, misalnya ikut kejar paket atau ujian keseteraan, jika ada.
Penulis perlu rasa memberikan nasehat lebih lanjut yang penulis ambil dari buku-buku pengembangan diri berikut ini. Pertama, Belajarlah dari kegagalan. Nasehat ini dapat dicari informasinya tentang Thomas Edison yang oleh masyarakat umum dikatakan gagal dengan lebih dari seribu kali eksperimennya dalam penemuan bola lampu, tapi apa yang dikatakannya ketika orang tanyakan hal ini, bahwa Thomas tidak pernah gagal. Namun dari sebelum eksperimen ke seribunya, dia telah menemukan lebih sembilan ratus sembilan puluh sembilan cara untuk membuat lampu, artinya dia tidak pernah mengatakan gagal dan tak gagal. Kedua, Maltz (2004) menceritakan kasus nilai ’F’ sang Profesor.
Dia gagal di kampus, namun ketika membaca Psycho-Cybernetics benar-benar mengubah hidupnya. Profesor kampus, pembicara profesional, penulis dan usahawan sukses Marshall. Yang dilakukannya adalah memprogram ulang dirinya. Setelah 21 hari, dia merasa dan berperilaku lain, sukses dalam karier akademik; meraih gelar Sarjana Muda dalam bisnis dan Ekonomi, gelar Sarjana dalm Bisnis dari Colorado State University, Ph.D dalam bisnis dari Texas Tech University, Profesor Bisnis dan Ekonomi di California State University, pembicara profesional yang banyak dicari dan telah meraih Certified Speaking Profesional (CSP) dari National Speakers Association.
Ketiga, Jangan pernah menyerah. Sikap ulet, semangat dan bahagia akan membawa kesuksesan. Belum sukses tahun ini, tahun depan masih ada waktu untuk berbenah. Ingat pepatah mengatakan bahwa: "setumpul-tumpulnya parang, jika diasah pasti akan tajam juga". Tetap semangat, karena kegagalan menitipkan pembelajaran yang berharga bagi sebuah perjuangan mencari kesuksesan. Hanya orang yang memiliki motivasi tinggi, etos kerja tinggi, dan semangat yang membaralah yang sanggup mengubah dunia. Peserta didik sebagai generasi muda harus didampingi dan dijaga nyala api di dadanya agar selalu memiliki motivasi dan etos belajar yang tinggi untuk mengubah dunia ini apapun hasilnya hari ini.
Keempat, Ruslani (2004) dalam bukunya yang berjudul ‘Belajar dari Kegagalan’ mengajarkan kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Belajar dari kegagalan bermakna bahwa kesalahan-kesalahan yang dipahami sebagai sebuah kegagalan, ironisnya lebih penting bagi perkembangan kita dari pada keberhasilan. Kegagalan seharusnya tidak membuat kita putus-asa, malah mestinya membuat kita makin gigih berusaha untuk dapat mengecap manisnya keberhasilan. Kelima, Singer, Jean, dan Sid Krupicker dalam buku yang diterjamahkan berjudul ‘Evaluasi Diri Anda’ mengatakan bahwa bahagialah apapun keadaan Anda hari ini dan terus memperbaiki diri. Dia mengutip para sosiolog yang menyatakan bahwa orang-orang yang sudah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya mempunyai kemampuan untuk menikmati segala sesuatu yang ada disekitarnya. Mereka tidak memanjakan pandangannya terhadap hidup dengan cara marah-marah, mengeluh, dan dengan cemas memikir semuanya. Mereka berhasil dalam menemukan kebahagiaan dalam hidup karena meraka mempunyai semangat. Maka dari itu, milikilah semangat yang menyala meski gagal hari ini.
Keenam, Kamu itu tetap lebih cerdas daripada yang kamu duga. Seperti yang dinasehatkan oleh Thomas Amstrong (2004) dalam bukunya ‘Kamu itu lebih cerdas daripada yang kamu duga’. Tidak lulus UN tahun ini, tetap kamu itu cerdas, karena kecerdasan sifatnya multiple alias banyak. UN sifatnya mengasah Matematic-Logic dan Kebahasaan. Mungkin saja kamu masih lemah dibidang itu, masih ada untuk mengasahnya. Yang pasti, paling tidak kamu memiliki kecerdasan emosi yang baik, naturalis yang cukup, dan spiritual yang tinggi. Masalah kecerdasan yang disebut IQ, tinggal bagaimana kamu mengasahnya lagi lebih tajam, bijak, dan lebih rajin lagi dengan cara-cara jitu atau yang lainnya.
Ketujuh, Maafkanlah dirimu. Jangan menyalahkan dirimu, tapi hormatilah dirimu dengan segudang bakat dan talenta. Jangan benci dengan dirimu, apalagi benci dengan orang lain. Hargailah dirimu melebihi apapun, termasuk kegagalan hari ini. Gede Prama (2004) dengan sekuel tulisannya berjudul ‘Memaafkan itu membebaskan’ dalam bukunya ‘Kaya Raya Selamanya’ mengatakan bahwa ada berbagai cara dalam upaya mengusir kebencian, yaitu membelokkan ingatan hanya ke hal-hal yang teduh, indah dan menyenangkan, berpikir positif, sampai dengan berserah pada Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Esa.
Itulah tujuh nasehat yang sekira dapat menjadi obat kegagalan siswa-siswa kita yang cerdas itu yang belum sukses pada litani UN pada butir ke - 2012 ini. Pandanglah kegagalan sebagai cambuk, sukses yang tertunda, atau kesuksesan yang diberikan tahun depan, hari besok. Siswa-siswa kita adalah orang-orang yang tegar dan dapat menerima kesuksesan yang tertunda itu
Sekolah Lanjutan Atas, SMA jurusan IPA adalah 98,93%, jurusan IPS adalah 98,34%, sedangkan jurusan Bahasa adalah 91,18%. Madrasah Aliyah jurusan IPA adalah 98,27%, jurusan IPS adalah 98,76%, dan jurusan Agama adalah 98,06%. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah 98,53% (Pontianak Post, 25/5). Jika melihat tidak ada yang lulus 100%, maka rata-rata persentase kelulusan 2012 adalah 97,44% dari angka-angka persentase diatas. Dengan hasil seperti itu, maka masih 2,56% yang belum berhasil, yaitu sekitar 1.037 orang. Ini masih hitung-hitungan penulis berdasarkan kajian rata-rata persentase dibandingkan dengan jumlah peserta UN 2012.
Jika dibandingkan dengan tahun 2011 lalu, maka persentase kelulusan 2012 menurun. Tapi dari jumlah peserta yang lulus lebih banyak karena pesertanya juga banyak. Hal ini juga dikatakan oleh Sunyata selaku Ketua Panitia tingkat provinsi Kalimantan Barat tahun ini, bahwa menurunnya persentase kelulusan tahun ini dikarenakan semakin meningkatnya peserta ujian (Pontianak Post, 25/5) dimana 2012 peserta UN adalah 40.511, berarti selisih banyak dengan jumlah 3.523 orang dari 2011 lalu. Lalu, bagaimana sikap kita sekolah, siswa dan orang tua/wali menghadapi kelulusan? Dan bagaimana pula sikap sekolah, siswa dan orang tua/wali ketika mendapati dirinya sebagai peserta UN belum berhasil 2012 ini?
Bagi yang lulus pastinya tidak akan sedih, mungkin sedikit ketika melihat kawannya tidak lulus. Hiburlah kawan kita yang belum lulus tersebut. Jangan terlalu gembira ketika dinyatakan tidak lulus. Lihatlah kenyataan bahwa masih ada kawan kita yang belum lulus. Sedangkan, bagi yang belum berhasil (baca; dinyatakan tidak lulus), maka perlu kira kita meninggikan kesabaran dan lapang dada menerima kenyataan ini.
Banyak yang bilang bahwa hal ini bukan akhir dari riwayat pendidikan kita. Tapi jika ketidaklulusan tersebut ibarat kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, hal ini berarti bahwa kesuksesan kita ada di depan kita, tinggal menunggu saja. Bisa jadi tahun depan atau lewat cara yang lain untuk sukses pada tahun ini, misalnya ikut kejar paket atau ujian keseteraan, jika ada.
Penulis perlu rasa memberikan nasehat lebih lanjut yang penulis ambil dari buku-buku pengembangan diri berikut ini. Pertama, Belajarlah dari kegagalan. Nasehat ini dapat dicari informasinya tentang Thomas Edison yang oleh masyarakat umum dikatakan gagal dengan lebih dari seribu kali eksperimennya dalam penemuan bola lampu, tapi apa yang dikatakannya ketika orang tanyakan hal ini, bahwa Thomas tidak pernah gagal. Namun dari sebelum eksperimen ke seribunya, dia telah menemukan lebih sembilan ratus sembilan puluh sembilan cara untuk membuat lampu, artinya dia tidak pernah mengatakan gagal dan tak gagal. Kedua, Maltz (2004) menceritakan kasus nilai ’F’ sang Profesor.
Dia gagal di kampus, namun ketika membaca Psycho-Cybernetics benar-benar mengubah hidupnya. Profesor kampus, pembicara profesional, penulis dan usahawan sukses Marshall. Yang dilakukannya adalah memprogram ulang dirinya. Setelah 21 hari, dia merasa dan berperilaku lain, sukses dalam karier akademik; meraih gelar Sarjana Muda dalam bisnis dan Ekonomi, gelar Sarjana dalm Bisnis dari Colorado State University, Ph.D dalam bisnis dari Texas Tech University, Profesor Bisnis dan Ekonomi di California State University, pembicara profesional yang banyak dicari dan telah meraih Certified Speaking Profesional (CSP) dari National Speakers Association.
Ketiga, Jangan pernah menyerah. Sikap ulet, semangat dan bahagia akan membawa kesuksesan. Belum sukses tahun ini, tahun depan masih ada waktu untuk berbenah. Ingat pepatah mengatakan bahwa: "setumpul-tumpulnya parang, jika diasah pasti akan tajam juga". Tetap semangat, karena kegagalan menitipkan pembelajaran yang berharga bagi sebuah perjuangan mencari kesuksesan. Hanya orang yang memiliki motivasi tinggi, etos kerja tinggi, dan semangat yang membaralah yang sanggup mengubah dunia. Peserta didik sebagai generasi muda harus didampingi dan dijaga nyala api di dadanya agar selalu memiliki motivasi dan etos belajar yang tinggi untuk mengubah dunia ini apapun hasilnya hari ini.
Keempat, Ruslani (2004) dalam bukunya yang berjudul ‘Belajar dari Kegagalan’ mengajarkan kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Belajar dari kegagalan bermakna bahwa kesalahan-kesalahan yang dipahami sebagai sebuah kegagalan, ironisnya lebih penting bagi perkembangan kita dari pada keberhasilan. Kegagalan seharusnya tidak membuat kita putus-asa, malah mestinya membuat kita makin gigih berusaha untuk dapat mengecap manisnya keberhasilan. Kelima, Singer, Jean, dan Sid Krupicker dalam buku yang diterjamahkan berjudul ‘Evaluasi Diri Anda’ mengatakan bahwa bahagialah apapun keadaan Anda hari ini dan terus memperbaiki diri. Dia mengutip para sosiolog yang menyatakan bahwa orang-orang yang sudah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya mempunyai kemampuan untuk menikmati segala sesuatu yang ada disekitarnya. Mereka tidak memanjakan pandangannya terhadap hidup dengan cara marah-marah, mengeluh, dan dengan cemas memikir semuanya. Mereka berhasil dalam menemukan kebahagiaan dalam hidup karena meraka mempunyai semangat. Maka dari itu, milikilah semangat yang menyala meski gagal hari ini.
Keenam, Kamu itu tetap lebih cerdas daripada yang kamu duga. Seperti yang dinasehatkan oleh Thomas Amstrong (2004) dalam bukunya ‘Kamu itu lebih cerdas daripada yang kamu duga’. Tidak lulus UN tahun ini, tetap kamu itu cerdas, karena kecerdasan sifatnya multiple alias banyak. UN sifatnya mengasah Matematic-Logic dan Kebahasaan. Mungkin saja kamu masih lemah dibidang itu, masih ada untuk mengasahnya. Yang pasti, paling tidak kamu memiliki kecerdasan emosi yang baik, naturalis yang cukup, dan spiritual yang tinggi. Masalah kecerdasan yang disebut IQ, tinggal bagaimana kamu mengasahnya lagi lebih tajam, bijak, dan lebih rajin lagi dengan cara-cara jitu atau yang lainnya.
Ketujuh, Maafkanlah dirimu. Jangan menyalahkan dirimu, tapi hormatilah dirimu dengan segudang bakat dan talenta. Jangan benci dengan dirimu, apalagi benci dengan orang lain. Hargailah dirimu melebihi apapun, termasuk kegagalan hari ini. Gede Prama (2004) dengan sekuel tulisannya berjudul ‘Memaafkan itu membebaskan’ dalam bukunya ‘Kaya Raya Selamanya’ mengatakan bahwa ada berbagai cara dalam upaya mengusir kebencian, yaitu membelokkan ingatan hanya ke hal-hal yang teduh, indah dan menyenangkan, berpikir positif, sampai dengan berserah pada Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Esa.
Itulah tujuh nasehat yang sekira dapat menjadi obat kegagalan siswa-siswa kita yang cerdas itu yang belum sukses pada litani UN pada butir ke - 2012 ini. Pandanglah kegagalan sebagai cambuk, sukses yang tertunda, atau kesuksesan yang diberikan tahun depan, hari besok. Siswa-siswa kita adalah orang-orang yang tegar dan dapat menerima kesuksesan yang tertunda itu
10 Siswa SMA Terbaik UN 2012
Hasil ujian nasional tingkat SMA diumumkan Sabtu, 25 Mei 2012 dan Minggu 26 Mei 2012 dinihari tadi. Dari ribuan siswa yang mengikuti ujian, inilah sepuluh peraih nilai terbaik se-Indonesia.
Sepuluh siswa peraih nilai murni UN tertinggi tersebar antara lain di Provinsi Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Dari tahun ke tahun, kata Nuh, peraih nilai tertinggi tak pernah jauh dari ketiga daerah tersebut.
Berikut ini daftar sepuluh siswa SMA peraih nilai UN tertinggi:
1. Triawati Octavia. Nilai UN murni mencapai 58,6. Sekolah di SMA Negeri 2 Kuningan, Jawa Barat.
2. Novi Wulandari. Nilai UN murni 58,5. Sekolah di SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur.
3. Kadek Devi Ari Frasiska. Nilai UN Murni 58,5. Sekolah di SMA Negeri 4 Denpasar, Bali.
4. Florencia Irena. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Santa Ursula, DKI Jakarta.
5. Anggi Arsandi Apriliyanto. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur.
6. Bagas Widyatmaka. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 1 Ponorogo, Jawa Timur.
7. Fajrin Pradita Wina. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 1 Sidoarjo, Jawa Timur.
8. Doni Arif Gunawan. Nilai UN Murni 58,45. SMA Pasundan 1, Jawa Barat.
9. Putu Ayu Utami Prajawaty. Nilai UN Murni 58,3. SMA Negeri 1 Denpasar, Bali.
10. Bhirawa Praditya Bagaskara. Nilai UN Murni. SMA Negeri 4 Denpasar, Bali.
Berikut ini daftar sepuluh siswa SMK peraih nilai UN tertinggi:
1. Mutiarani. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMKN 2 Semarang, Jawa Tengah.
2. Mifta Nurjanah. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMK Mitar Batik, Tasikmalaya, Jawa Barat.
3. Roni Hadian Akbar. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMKN 1 Katapang, Jawa Barat.
4. Neni Yuliantika. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 7 Bandung, Jawa Barat.
5. Erlyn Herlina Febrianty. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Sukabumi, Jawa Barat.
6. Intan Permatasari. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 2 Tasikmalaya, Jawa Barat.
7. Dewi Astutik. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Purwodadi, Jawa Tengah.
8. Erlita Dyah Utami. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Purwodadi, Jawa Tengah.
9. Hanindia Hajjar Damayanti. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Surabaya, Jawa Timur.
10. Annisa Ayuningtias. Nilai UN murni 29,40. Sekolah di SMK Kartika IV-1 Malang, Jawa Timur.
Sepuluh siswa peraih nilai murni UN tertinggi tersebar antara lain di Provinsi Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Dari tahun ke tahun, kata Nuh, peraih nilai tertinggi tak pernah jauh dari ketiga daerah tersebut.
Berikut ini daftar sepuluh siswa SMA peraih nilai UN tertinggi:
1. Triawati Octavia. Nilai UN murni mencapai 58,6. Sekolah di SMA Negeri 2 Kuningan, Jawa Barat.
2. Novi Wulandari. Nilai UN murni 58,5. Sekolah di SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur.
3. Kadek Devi Ari Frasiska. Nilai UN Murni 58,5. Sekolah di SMA Negeri 4 Denpasar, Bali.
4. Florencia Irena. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Santa Ursula, DKI Jakarta.
5. Anggi Arsandi Apriliyanto. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur.
6. Bagas Widyatmaka. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 1 Ponorogo, Jawa Timur.
7. Fajrin Pradita Wina. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 1 Sidoarjo, Jawa Timur.
8. Doni Arif Gunawan. Nilai UN Murni 58,45. SMA Pasundan 1, Jawa Barat.
9. Putu Ayu Utami Prajawaty. Nilai UN Murni 58,3. SMA Negeri 1 Denpasar, Bali.
10. Bhirawa Praditya Bagaskara. Nilai UN Murni. SMA Negeri 4 Denpasar, Bali.
Berikut ini daftar sepuluh siswa SMK peraih nilai UN tertinggi:
1. Mutiarani. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMKN 2 Semarang, Jawa Tengah.
2. Mifta Nurjanah. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMK Mitar Batik, Tasikmalaya, Jawa Barat.
3. Roni Hadian Akbar. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMKN 1 Katapang, Jawa Barat.
4. Neni Yuliantika. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 7 Bandung, Jawa Barat.
5. Erlyn Herlina Febrianty. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Sukabumi, Jawa Barat.
6. Intan Permatasari. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 2 Tasikmalaya, Jawa Barat.
7. Dewi Astutik. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Purwodadi, Jawa Tengah.
8. Erlita Dyah Utami. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Purwodadi, Jawa Tengah.
9. Hanindia Hajjar Damayanti. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Surabaya, Jawa Timur.
10. Annisa Ayuningtias. Nilai UN murni 29,40. Sekolah di SMK Kartika IV-1 Malang, Jawa Timur.
Hasil Kelulusan Ujian Nasional DKI Jakarta 2012 Meningkat
Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan angka kelulusan siswa DKI Jakarta mencapai 99,65 persen untuk hasil Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah dan 99,92 persen untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dari 54.466 peserta UN, 54.276 dinyatakan lulus atau 99.65% lulus murni. Adapun Jumlah siswa SMA/MA yang tidak lulus mencapai 190 orang atau sebanyak 0,35%
Angka kelulusan tersebut jelas sangat meningkat dibandingkan angka kelulusan tahun 2011. Sebab, pada tahun 2011, peserta UN sebanyak 56.143 siswa yang lulus mencapai 55.892 siswa atau 99,52%, sedangkan yang tidak lulus mencapai 251 siswa atau 0,45%.
Meningkatnya jumlah kelulusan peserta UN dari SMK, menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi mengatakan jika hasil tersebut sebagai bukti bahwa SMK kini lebih unggul dibanding SMU.
"Sekali lagi ini membuktikan, SMK bukan lagi anak tiri. Justru dari tahun ke tahun hasil kelulusan SMK lebih tinggi dari pada tingkat kelulusan SMA," kata Taufik.
Pengumuman kelulusan ini sendiri akan dilakukan oleh masing-masing sekolah, baik melalui website, pesan singkat ataupun email. Sementara itu, pengumuman kelulusan tingkat SMP akan disampaikan pada 2 Juni 2012 dan tingkat SD akan diumumkan pada 16 Juni 2012 mendatang.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dari 54.466 peserta UN, 54.276 dinyatakan lulus atau 99.65% lulus murni. Adapun Jumlah siswa SMA/MA yang tidak lulus mencapai 190 orang atau sebanyak 0,35%
Angka kelulusan tersebut jelas sangat meningkat dibandingkan angka kelulusan tahun 2011. Sebab, pada tahun 2011, peserta UN sebanyak 56.143 siswa yang lulus mencapai 55.892 siswa atau 99,52%, sedangkan yang tidak lulus mencapai 251 siswa atau 0,45%.
Meningkatnya jumlah kelulusan peserta UN dari SMK, menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi mengatakan jika hasil tersebut sebagai bukti bahwa SMK kini lebih unggul dibanding SMU.
"Sekali lagi ini membuktikan, SMK bukan lagi anak tiri. Justru dari tahun ke tahun hasil kelulusan SMK lebih tinggi dari pada tingkat kelulusan SMA," kata Taufik.
Pengumuman kelulusan ini sendiri akan dilakukan oleh masing-masing sekolah, baik melalui website, pesan singkat ataupun email. Sementara itu, pengumuman kelulusan tingkat SMP akan disampaikan pada 2 Juni 2012 dan tingkat SD akan diumumkan pada 16 Juni 2012 mendatang.
Langganan:
Entri (Atom)
